Jawabannya "Ya, bisa saja". Cinta bisa saja memudar seiring dengan berlalunya waktu. Hal itu bisa terjadi karena beberapa hal. Apalagi untuk orang yang sudah berumah tangga. Biasanya setelah umur pernikahan 2 atau 3 tahun, maka rasa bosan akan menghantui perasaan terutama seorang istri. Wanita biasanya tidak terlalu memperhatikan masalah percintaan, apalagi ketika sudah memiliki anak. Tetapi, sebenarnya inilah yang menjadi permasalahan. Suami yang merasa tidak lagi diperhatikan, terkalahkan oleh perhatian istri terhadap anak atau beberapa hal yang lain, biasanya akan mulai jenuh dan akhirnya kejenuhan itu pun terus menumpuk. Parahnya lagi kalau ada seorang wanita lain yang menaruh simpati terhadap suami kita dan suami kita malah terjebak dengan simpati wanita itu, wah makin berabe tu masalah,,
Penyebab memudarnya cinta diantaranya dipicu beberapa hal, yaitu :
- fase kehamilan, pada fase kehamilan biasanya ada fase dimana istri sangat malas melayani suami. Jalani saja tapi ingat juga kodrat kita sebagai seorang istri yang ditakdirkan melayani suami apapun keadaannya. Pada bulan kelima malah istri akan semakin agresif, pada fase ini istri akan trus nempel sama suami. Jadi, fase bosan bukan dialami selama masa kehamilan tetapi hanya pada fase-fase tertentu.
- padatnya rutinitas, ada sebuah majalah wanita dewasa yang mengatakan bahwa wanita karir memiliki gairah bercinta yang lebih besar. Tapi, kalau menurut pengalaman saya malah karena rutinitas yang terlalu padat membuat keinginan bercinta malah semakin kecil. Mungkin karena tuntutan pekerjaan di kantor dan juga tuntutan pekerjaan rumah yang menumpuk. Hal ini bisa diminimalisir dengan adanya asisten rumah tangga atau mengurangi rutinitas diluar rumah.
- kurangnya kemesraan, tidak bisa dipungkiri, walau setelah apa yang kita lakukan pun masih saja rasa bosan terhadap pasangan itu menghampiri. Jadi, caranya adalah dengan melakukan apa yang biasa dilakukan dulu pada saat cinta di hati masih menggebu-gebu. Misalnya dengan hanya mengucap " aku sayang kamu ", atau memberikan hadiah-hadiah kecil, atau hanya sekedar mengirim sms " sayang lagi ngapain ? ". Walaupun awalnya hanya sekedar tetapi lama kelamaan itu akan menjadi kebiasaan yang akhirnya akan melahirkan kemesraan untuk kita.
- kurangnya keimanan, ridho suami berarti ridho ALLAH. Kalo itu yang ada di kepala kita pastilah tidak ada yang namanya bosan terhadap suami. Anggaplah melayani dan manaati suami sebagai ladang pahala yang sangat besar. Dengan ini pastilah hal-hal yang bisa mempererat hubungan suami istri akan kita lakukan.